MA Putus 7 Tahun Penjara Mantan Gubernur Aceh Irwandi Yusuf

Aceh5 Dilihat

Aceh,(MIK-19) – Mantan Gubernur Aceh, Irwandi Yusuf harus tetap menjalani hukuman penjara selama 7 tuhan, menyusul turunnya petikan putusan Mahkamah Agung (MA) RI, yang menolak kasasi Irwandi Yusuf.

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), yang telah menangkap dan menjebloskan Irwandi Yusuf ke jeruji besi sejak beberapa waktu lalu, telah menerima Petikan Putusan Mahkamah Agung RI, atas nama Terdakwa Irwandi Yusuf, Gubernur Provinsi Aceh periode 2007–2012 dan 2017 sampai 2018, dan telah berkekuatan hukum tetap.

Petikan putusan MA itu pada pokoknya, sebagai berikut;

  1. Menjatuhkan pidana penjara selama 7 (tujuh) tahun dan denda sebesar Rp300.000.000,00 (tiga ratus juta rupiah) dengan ketentuan, apabila denda tersebut tidak dibayar maka diganti dengan pidana kurungan selama 3 (tiga) bulan;
  2. Menjatuhkan pidana tambahan kepada Terdakwa berupa pencabutan hak untuk dipilih dalam jabatan publik selama 5 (lima) tahun sejak Terdakwa selesai menjalani pidana.

Atas putusan tersebut, KPK menyatakan akan segera melaksanakan eksekusinya.

Selain itu KPK pada Kamis hari ini (13/2/2020) juga telah menerima Petikan Putusan Mahkamah Agung RI an. Terdakwa Hendri Yuzal (staf khusus Gubernur Aceh), yang pada pokoknya, sebagai berikut:

  1. Menolak permohonan Kasasi Terdakwa Hendri Yuzal;
  2. Memperbaiki Putusan Pengadilan Tindak Pidana Korupsi pada Pengadilan Tinggi DKI Jakarta Nomor : 25/PID.SUS-TPK/2019/PT. DKI tanggal 8 Agustus 2019 yang menguatkan Putusan Pengadilan Tinggi DKI Jakarta Nomor 25/PID.SUS-TPK/2019/PT. DKI tanggal 8 Agustus 2019 mengenai kualifikasi tindak pidana menjadi “Korupsi yang dilakukan secara bersama-sama dan berlanjut”;.

Atas putusan tersebut, KPK akan segera melaksanakan eksekusinya. Dengan keluarnya putusan Mahkamah Agung RI tersebut, maka perkara yang menyeret Gubernur Aceh non-aktif, Irwandi Yusuf, itu telah memiliki kekuatan hukum tetap (inkracht)./ (daeng)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *