Salam Redaksi, Puji Syukur Kami panjatkan Kehadirat Tuhan Yang Maha Esa, bahwasanya era Reformasi dan kebebasan Pers telah dibuka oleh pemerintah, sehingga memungkinkan bagi perusaan Pers dan penerbitan untuk bersaing secara sehat dan sportif menerbitkan berbagi media cetak dan elektronik. Semua itu tiada lain ingin menyajikan informasi dan berita kepada masyarakat sekaligus sebagai Sosial kontrol bagi pelaksana pembangunan Nasional. Sebagi salah satu media informasi dan berita yang diterbitkan secara nasional dan menitikberatkan Fungsi Sosial kontrol di daerah khususnya dan Umumnya Indonesia Maka PT. KOMERING PELITA HARAPAN menerbitkan Surat Kabar dengan nama PELITA SUMATERA dan media online pelitasumatera. id berupaya untuk tampil menarik dengan bobot isi yang baik dan benar (Check & Balance) agar dapat menarik simpati pembacanya, tentu dengan mutu dan kualitas penulisan yang benar, akurat, tanggung jawab, handal dan dapat dipertanggung jawabkan. Perkembangan dunia pers dalam era globalisasi ini sangatlah pesat, terutama pers media elektronik. Hal ini merupakan tantangan bagi pers media cetak. Namun tidak dapat dipungkiri bahwa kebutuhan masyarakat terhadap informasi melalui media cetak masih sangat menonjol. Terbukti dengan banyaknya jumlah surat kabar yang beredar dipasaran, hal ini menandakan bahwa pers media cetak dan online diminati masyarakat luas. Perusahaan pers media cetak dan online memiliki prospek multi bisnis, karena saat ini koran tidak lagi menjadi konsumsi masyarakat di perkotaan semata, tetapi telah menjadi kebutuhan sarana informasi bagi masyarakat di tanah air. dilain hal bisnis surat kabar menghadapi tantangan arus globalisasi informasi dan transformasi sehingga perlu pengelolaan perusahaan yang serius Seiring dengan perubahan tatanan kehidupan berbangsa dan bernegara dalam era reformasi ini, telah mendorong perusahaan pers berlombalomba menerbitkan media cetak baru (surat kabar harian, tabloid/ majalah mingguan dll). Ini menandakan bahwa pers tidak hanya berfungsi sebagai media penyebar informasi semata, tapi pers telah menjadi suatu industri yang sangat menguntungkan, sebab perkembangan dunia pers selain berlomba dalam persaingan bisnis namun yang terpenting adalah merupakan fungsi social control sertra pembawa suara persatuan dan pembaharuan sosial ekonomi budaya, hukum pertahanan dan keamanan serta kehadiran pers media cetak dalam tatanan nasional dapat mengawal kecerdasan masyarakat yang demokratis.
Salam Redaksi, Puji Syukur Kami panjatkan Kehadirat Tuhan Yang Maha Esa, bahwasanya era Reformasi dan kebebasan Pers telah dibuka oleh pemerintah, sehingga memungkinkan bagi perusaan Pers dan penerbitan untuk bersaing secara sehat dan sportif menerbitkan berbagi media cetak dan elektronik. Semua itu tiada lain ingin menyajikan informasi dan berita kepada masyarakat sekaligus sebagai Sosial kontrol bagi pelaksana pembangunan Nasional. Sebagi salah satu media informasi dan berita yang diterbitkan secara nasional dan menitikberatkan Fungsi Sosial kontrol di daerah khususnya dan Umumnya Indonesia Maka PT. KOMERING PELITA HARAPAN menerbitkan Surat Kabar dengan nama PELITA SUMATERA dan media online pelitasumatera. id berupaya untuk tampil menarik dengan bobot isi yang baik dan benar (Check & Balance) agar dapat menarik simpati pembacanya, tentu dengan mutu dan kualitas penulisan yang benar, akurat, tanggung jawab, handal dan dapat dipertanggung jawabkan. Perkembangan dunia pers dalam era globalisasi ini sangatlah pesat, terutama pers media elektronik. Hal ini merupakan tantangan bagi pers media cetak. Namun tidak dapat dipungkiri bahwa kebutuhan masyarakat terhadap informasi melalui media cetak masih sangat menonjol. Terbukti dengan banyaknya jumlah surat kabar yang beredar dipasaran, hal ini menandakan bahwa pers media cetak dan online diminati masyarakat luas. Perusahaan pers media cetak dan online memiliki prospek multi bisnis, karena saat ini koran tidak lagi menjadi konsumsi masyarakat di perkotaan semata, tetapi telah menjadi kebutuhan sarana informasi bagi masyarakat di tanah air. dilain hal bisnis surat kabar menghadapi tantangan arus globalisasi informasi dan transformasi sehingga perlu pengelolaan perusahaan yang serius Seiring dengan perubahan tatanan kehidupan berbangsa dan bernegara dalam era reformasi ini, telah mendorong perusahaan pers berlombalomba menerbitkan media cetak baru (surat kabar harian, tabloid/ majalah mingguan dll). Ini menandakan bahwa pers tidak hanya berfungsi sebagai media penyebar informasi semata, tapi pers telah menjadi suatu industri yang sangat menguntungkan, sebab perkembangan dunia pers selain berlomba dalam persaingan bisnis namun yang terpenting adalah merupakan fungsi social control sertra pembawa suara persatuan dan pembaharuan sosial ekonomi budaya, hukum pertahanan dan keamanan serta kehadiran pers media cetak dalam tatanan nasional dapat mengawal kecerdasan masyarakat yang demokratis.

Pertimbangan Kasi Pidum Ahmad Faudy.SH.MH Hentikan Pasal 335 KUHP Dipolsek Matraman Antara Paman Dan Keponakan

Penghentian Penuntutan Berdasarkan Peraturan Jaksa Agung RI No.15 tahun 2020 Tanggal 31 juli Tahun 2020 Tentang Penghentian Penuntutan Berdasarkan Keadilan Restorative

Tersangka sujud syukur dihadapan kepolisian dan JPU Jaktim dipolsek Matraman

Jakarta, Mediainfokorupsi.com – Seorang tersangka yang profesi sebagai tukang parkir atas nama Abdul Riad bin Moh. Aziz dilaporkan oleh Alfia dan Akmal di polsek Matraman dengan pasal 335 KUHP.

Pada hari kamis 22 juli 2021 sekira pukul 02,30:wib , bertempat di rumah yang beralamat jalan.Skip ujung No,24 RT 007 RW 06 kelurahan utan kayu Selatan kecamatan Matraman Jakarta timur. terdakwa berada di rumanya bersama istri terdakwa serta saksi korban Alfia dan seksi korban Akmal yang mana kefuanya saudara tersangka.

Selanjutnya tersangka yang sedang mempunyai masalah ekonomi semakin merasa kesal terhadap saksi korban Akmal yang tidak berusaha mencari kerja dan justru bersantai-santai dirumah yang dihuni oleh tersangka bersama saksi korban Alifia. Sehingga timbul niat terdakwa untuk menenggak minum-minuman beralkohol di tukang jamu pintu kereta pondok jati.

Setibanya di lokasi tersebut tersangka menenggak minum-minuman merk Intisari, setelah menenggak minuman beralkohol, tersangka kembali menuju rumahnya dalam keadaan mabuk, setibanya di rumah tersebut, tersangka yang masih dalam keadaan mabuk,marah sambil berteriak sehingga membangaunkan istri tersangka serta saksi korban Alfia dan saksi korban Akmal yang sedang tertidur.

Selanjutnya tersangka mengatakan ”Anjing, jangan ganggu rumah ini”, kemudian tersangka yang masih belum merasa puas pergi menuju dapur untuk mengambil sebilah celurit yang mana kemudian tersangka menghampiri kembali saksi korban Alfia dan seksi korban Akmal lalu mengatakan kembali”Anjing jangan ganggu rumah ini”, yang ditujukan kepada saksi korban Akmal.

Melihat hal tersebut istri tersangka berusaha menenangkan tersangka yang mana kemudian saksi korban Alfia dan saksi korban Akmal melarikan diri dari rumah tersebut dan melaporkan kejadiannya yang dialami mereka kepihak kepolisian Polsek Matraman.

Akibat dari perbuatan tidak menyenangkan Abdul Riad bin Moh Azis harus berhadapan dengan hukum dipolsek Matraman, Abdul Riad bin Moh Azis telah melanggar pasal 335 KUHP.

“Alhasil setelah proses cukup panjang 2 bulan 5 hari lebih kurang tersangka Abdul Riad bin Moh Azis ditahan dipolsek Matraman dan sampai proses tahap 2 kejaksaan Jaktim.”

Dengan banyak pertimbangan JPU setelah menerima berkas tahap 2 dari polsek Matraman dengan Pasal 335 KUHP akhirnya JPU memutus agar perkara dihentikan, Senin tanggal 27 September 2021.

Kasi Pidum Ahmad Fuady.SH.MH.  Mengatakan telah dihentikan perkara pasal 335 KUHP berdasarkan Penghentian penuntutan tersebut berdasarkan peraturan jaksa agung RI No 15 tahun 2020 tanggal 31 juli tahun 2020 tentang penghentian penuntutan berdasarkan keadilan Restoratif justice.

Karena mendengar perkaranya dihentikan oleh jaksa penuntut tersangka Abdul Riad bin Moh Azis,sujud syukur dihadapan kepolisian dan jaksa disaksikan oleh keluarga anak dan istri tersangka dipolsek Matraman.

Oleh sebab itu dari pertimbangan JPU bahwa tersangka Abdul Riad Bin Moh Azis, harus berhati-hati dalam berucapan kata-kata ini adalah suatu pembelajaran kedepan agar tidak tersandung hukum, Ujar Fuady.

(Ali)

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -spot_img

Latest article