BPI KPNPA RI dan Gabungan LSM di Palembang Demo di Kejati Sumsel, Minta Temuan BPK Ditindaklanjuti dan Evaluasi Kadi Pidsus yang Minim Produk

NASIONAL77 Dilihat

Palembang, Mik – Badan Peneliti Independen Kekayaan Penyelenggara Negara dan Pengawas Anggaran Republik Indonesia (BPI KPNPA RI) DPW Sumsel kembali menggelar aksi demontrasi di kejati Sumsel. dimana aksi BPI KPNPA RI bersama gabungan LSM lainnya yakni PST, SIRA, K-Maki, LI-TPK dan L-PKN, Jumat 7 Juni 2024.

Ketua DPW BPI KPNPA RI DPW Sumsel Feriyandi mengatakan, sebagai penggiat anti korupsi pihaknya bersama LSM lainnya terus mendukung kinerja kejaksaan untuk menyelamatkan keuangan Negara.

Feri menyebut sampai saat ini sudah banyak laporan atas indikasi Korupsi, Kolusi dan Nepotisme telah dilaporkan baik ke Kejari maupun Kejati. Oleh sebab itu pihaknya meminta agar tindaklanjut dari kejaksaan dinantikan.

“Kami meminta Kejari di daerah untk meindaklanjuti laporan-laporan yang telah kami sampaikan, dan pihak sebagai pengacara Negara tentunya kami harapkan untuk menagih temuan-temuan BPK untuk menyelamatkan keuangan negara,” ujarnya.

Feri menyebut, pihaknya juga bersedia untuk memenuhi panggilan dari kejaksaan sebagai pelapor dalam setiap indikasi yang mengarah pada tindak pidana korupsi yang telah dilaporkan.

Oleh sebab itu, Feri bersama rekan meminta Kasi Pidsus di Daerah yang tidak menindaklanjuti laporan dari penggiat anti korupsi untuk segera dievaluasi.

“Sudah banyak laporan BPI ke daerah terkait temuan BPK dari tahun 2020-2023 namun tidak ditindaklanjuti oleh Pidsus dan Kasi Datun di sejumlah kabupaten. Kami meminta Kajati untuk menegur kasih Datun di daerah,” harapnya.

Disampaing itu, Direktur Eksekutif SIRA Rahmat Sandi Iqbal berharap agar semua laporan dari setiap penggiat anti korupsi khususnya di Sumsel ditindaklanjuti sesuai dengan hukum yang berlaku. Karena menurutnya, laporan yang telah disampaikan tentu adanya unsur yang mengarah pada tindak pidana korupsi.

“Selayaknya utuk dilakukan pemmanggilan dan pemeriksaan. Sehingga setiap laporan menemukan titik aterang. itulah gunanya sebagai penggiat anti korupsi untuk melakukan pemantauan demi terciptanya tata kelolah penggunaan keuangan Negara yang bersih tanpa adanya korupsi,” tandasnya.

Aksi gabungan LSM ini juga disambut baik Kasi Penkum Kejati Sumsel Vanni Yulia Eka dan akan disampaikan keatasannya. Selain itu juga dipersilahkan untuk menyampaikan laporan melalui PTSP Kejati Sumsel.

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *