Polda Lampung Ungkap Proyek Nasional Rp50 Miliar, BPI Minta Polda Sumsel Awasi Proyek Strategis di OKUS Mencapai Rp5 Triliun

NASIONAL55 Dilihat

Jakarta, Mik – Penyidik Direktorat Kriminal Khusus (Ditkrimsus) Polda Lampung memeriksa ratusan saksi untuk mengusut dugaan korupsi proyek bendungan nasional. Kerugian negara akibat korupsi bendungan tersebut mencapai Rp 50 miliar.

Dalam empat hari terakhir, sudah ada 196 orang saksi yang diperiksa. Kasus ini awalnya ditangani oleh Polres Lampung Timur, namun dalam pengembangannya kini ditangani oleh Ditkrimsus Polda Lampung.

Kapolres Lampung Timur AKBP Zaky Alkazar Nasution membenarkan pemeriksaan saksi-saksi digelar di Mapolres Lampung Timur sejak Senin (16/1/2023).

Perkara yang diusut yakni dugaan korupsi pengadaan tanah genangan di Desa Trimulyo, Kecamatan Sekampung. “Lokasi ini dibangun Bendungan Marga Tiga yang merupakan proyek strategis nasional,” kata Zaky, Kamis (19/1/2023). Jumlah saksi yang dipanggil untuk diperiksa mencapai 196 orang selama empat hari.

Pemeriksaan saksi dilakukan secara maraton dengan 48 orang diperiksa pada hari pertama. Kemudian 48 orang pada hari kedua. “Hari ketiga sebanyak 50 orang dan hari keempat juga sebanyak 50 orang,” kata Zaky. Menurut Zaky pemeriksaan ratusan saksi ini untuk mendalami kasus dugaan korupsi itu melalui keterlibatan para saksi tersebut.

Secara terpisah, Ketua Badan Peneliti Independen Kekayaan Penyelenggara Negara dan Pengawas Anggaran Republik Indonesia DPW Sumsel Feri Yandi meminta Polda Sumsel mengawasi proyek Nasional di Kabupaten OKU Selatan yang diperkirakan menelan anggaran Rp5 Triliun.

“Kami meminta proyek bendungan TA 2023-2024 jiha diawasi oleh Polda Sumsel. Sehingga kualitas pembangunan benar-benar terjamin,” harapnya.

 

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *