Gabungan Ormas Demo Terkait Ucapan Pj Bupati, BPI Minta Polda Sumsel Usut Dugaan Fee Proyek di Seluruh Dinas Kabupaten Muara Enim

NASIONAL42 Dilihat

Jakarta, Mik – Sebelumnya Pj Bupati Kabupaten Muara Enim Dr H Ahmad Rizali MA ada menulis di WA group dengan pernyataan ” Ado dak gaji kontrol publik..Mendak katek,cari gawe laen yang pacak dapat duet”, ( Ada dak gaji kontrol Publik.. kalau tidak ada,cari kerja lain yang bisa dapat uang

” Anak bini dirumah….. Dak cukup makan kontrol sosial bae…” ( Anak istri dirumah tidak cukup makan kontrol sosial saja)

Aktivis Kabupaten Muara Enim merasa sangat tersinggung dengan tulisan yang dishare oleh Ahmad Rizali tersebut.

Sehingga tulisan Pj Bupati Kabupaten Muara Enim Dr H Ahmad Rizali di WA Group telah mengundang banyak kecaman dari banyak aktivis, ormas dan berbagai organisasi di Kabupaten Muara Enim.

Para aktivis Kabupaten Muara Enim merasa sangat tersinggung dengan tulisan Ahmad Rizali dimaksud, yang dianggap sangat tidak pantas disampaikan oleh seorang nomor 1 di Kabupaten Muara Enim.seperti Ahmad Rizali.

Buntutnya, ratusan aktivis Kabupaten Muara Enim melakukan unjuk rasa di Pemkab Mura Enim, Selasa (02/07/2024) pukul 09.30 WIB.

Pantauan langsung dilapangan, diawali ratusan aktivis sudah berkumpul di Terminal Muara Enim sejak pagi, selanjutnya masa melakukan long march menuju kantor Bupati Kabupaten Muara Enim.

Setiba di depan Kantor Bupati Kabupaten Muara Enim, para aktivis Kabupaten Muara Enim mulai melakukan orasi satu persatu.

Dalam orasinya, para aktivis Kabupaten Muara Enim mengecam keras terhadap apa yang disampaikan Pj Bupati Kabupaten Muara Enim Dr H Ahmad Rizali MA di WA group Kabupaten Muara Enim.

Para orator, seperti Yunizar, Ali Parizi, Doni, Rudi, dan lain – lain senada menyuarakan, menuntut dan mendesak Menteri Dalam Negeri agar segera mencopot Dr H Ahmad Rizali MA sebagai Pj Bupati Kabupaten Muara Enim, karena dianggap sangat tidak mampu untuk memimpin semua lapisan masyarakat di Kabupaten Muara Enim.

Ada sekitar 1 jam para pengunjuk rasa melakukan orasi di depan Kantor Bupati Kabupaten Muara Enim. Kemudian Sekretaris Daerah Ir Yulius Msi yang merupakan utusan Pemerintah Kabupaten Muara Enim turun menemui para pengunjuk rasa.

Didepan pengunjuk rasa, Sekretaris Daerah Pemkab Mura Enim Ir Yulius Msi mengatakan akan segera menyampaikan aspirasi pengunjuk rasa tersebut.

Terpisah, aktivis Kabupaten Muara Enim, Yunizar saat di wawancarai media ini mengatakan, aktivis Muara Enim menganggap bahwa Pj Kabupaten Muara Enim Dr H Ahmad Rizali MA sudah membuat kegaduhan di Kabupaten Muara Enim dengan statementnya itu.

” Statement Ahmad Rizali itu terkesan sudah sangat melecehkan aktivis Kabupaten Muara Enim dalam melakukan kontrol sosial,” ucap Yunizar.

” Bukan cuma itu, menurut penilaian kami, Dr H Ahmad Rizali MA merupakan pemimpin Kabupaten Muara Enim yang paling buruk sepanjang sejarah,” imbuhnya

” Oleh sebab itu, kami mendesak Menteri Dalam Negeri untuk segera mengganti Pj Bupati Kabupaten Muara Enim Ahmad Rizali dengan sosok lain, yang bisa memimpin dan merangkul seluruh lapisan masyarakat di Kabupaten Muara Enim,” tukasnya.

Senada juga disampaikan Reza Fahlevi. Aktivis LSM ABDI LESTARI (LSM-ABRI) ini juga mengatakan bahwa Dr H Ahmad Rizali MA harus segera dicopot dari jabatannya sebagai Pj Bupati Kabupaten Muara Enim. Karena, kata dia, bila tuntutan ini tidak segera dipenuhi oleh Menteri Dalam Negeri sebagai pihak yang berwenang maka aktivis Kabupaten Muara Enim akan terus melakukan unjuk rasa dengan mendatangkan masa yang lebih besar lagi.

” Kami menuntut dan mendesak Menteri Dalam Negeri RI untuk segera mencopot Ahmad Rizali sebagai Pj Bupati Kabupaten Muara Enim, jangan ditunda – tunda lagi sampai masa jabatannya berakhir,” tegas Reza

” Bila tuntutan kami ini tidak dipenuhi Menteri Dalam Negeri, maka kami akan melakukan unjuk rasa berkelanjutan dengan jumlah masa yang lebih besar lagi,” tegas Reza, yang juga diamini oleh rekan – rekan aktivisnya yang lain.

” Kami dan Media, Ormas Muara Enim Bersatu bersama ini menyampaikan beberapa tuntutan kepada Pemerintah Kabupaten Muara Enim untuk diteruskan ke Menteri Dalam Negeri, terkait ucapan Pj Bupati Muara Enim Ahmad Rizali yang sudah merendahkan, melecehkan martabat, sudah meresahkan para pegiat kontrol sosial di Kabupaten Muara Enim,” pungkasnya.

Disisi lian, Ketua Badan Peneliti Independen Kekayaan Penyelenggara Negara dan Pengawas Anggaran Republik Indonesia DPW Sumsel Feri Yandi meminta Polda Sumsel untuk memeriksa Kabag ULP teekait dugaan pengkondisian proyek.

“Mintak Polda sumsel periksa kabag ulp ada dugaan pengkondisian perintah dari pj untuk mengkondisikan proyek pu muara enim dan periksa seluruh dinas ada dugaan permintaan fee setiap dinas,” katanya.

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *