Tidak ada Ruang Bagi Pelaku Korupsi, Tiga Pejabat Pemkot Palembang Diperiksa terkait Kasus Hibah PMI

NASIONAL56 Dilihat

Palembang, Mik – Hari ini, Kejaksaan Negeri (Kejari) Palembang pada bidang pidana khusus telah memeriksa 3 pejabat dari 5 pejabat Pemkot Palembang dalam penyelidikan kasus pengelolaan dana hibah PMI Kota Palembang Palembang 2019-2023.

Kasi Pidsus Kejari Palembang, Ario Aprianto Gopar, dikonfirmasi Rabu 10 Juli 2024 dalam penyelidikan kasus pengelolaan dana hibah PMI Palembang memeriksa 3 nama untuk dimintai keterangan.

“Bahwasanya ada 5 nama yang dipanggil untuk memberikan keterangan, dan terkonfirmasi yang hadir memenuhi panggilan hari ini ada 3,” kata Ario.

Diwawancarai diruang kerjanya, Ario membuahkan untuk satu nama yang dipanggil sebagaimana kabar yang beredar mantan Kadisdik Kota Palembang Ahmad Zulinto telah diperiksa terlebih dahulu pada Selasa 9 Juli 2024 kemarin.

Diperiksa Ahmad Zulinto terlebih dahulu, kata Ario itu atas permintaannya sendiri karena ada urusan yang mendadak sehingga meminta untuk diperiksa dahulu dari jadwal panggilan.

Sementara, lanjut Ario untuk satu nama lainnya yakni Fitrianti Agustinda terkonfirmasi tidak hadir dan meminta untuk jadwal pemanggilan ulang.

“Akan segera kita jadwalkan ulang, mudah-mudahan minggu-minggu ini dapat hadiri panggilan penyelidikan,” kata Ario.

Mantan Kasi Intelijen Kejari Ogan Ilir ini juga menerangkan, kasus pengelolaan dana hibah PMI Kota Palembang Palembang tersebut saat ini masih dalam tahap penyelidikan.

“Belum bisa kita publikasikan secara utuh karena ini masih dalam tahap penyelidikan,” ungkap Ario.

“Belum bisa dipublikasikan, karena yang namanya penyelidikan belum tahu peristiwa hukumnya bagaimana, bisa saja perdata, administrasi atau pidana,” tandasnya.

Sementara itu, Direktur RSUD Bari Makiani menjadi nama terakhir yang hadiri panggilan penyelidikan kasus pengelolaan dana hibah PMI Kota Palembang.

Dari pantauan, sekira pukul 15.20 WIB Makiani didampingi dua stafnya hadir di gedung Kejari Palembang memenuhi panggilan penyelidikan.

Hingga pukul 17.23 WIB Makiani keluar dari gedung tanpa sepatah kata, sembari sedikit dipapah dua stafnya karena mengalami gangguan persendian menuju kendaraannya.

Sebelumnya, Mantan Kadis Kesehatan Kota Palembang Letizia sekira pukul 10.00WIB hadiri panggilan tim penyelidik Pidsus Kejaksaan Negari (Kejari) Palembang.

Sekira pukul 11.58 WIB, dengan menggunakan kemeja batik keluar dari gedung Kejari Palembang langsung dicecar berbagai pertanyaan oleh awak media.

Letizia membenarkan, kehadirannya dipanggil oleh pihak Kejari Palembang hanya ditanya mengenai penyelidikan pengelolaan dana hibah terkait PMI Kota Palembang.

“Masalah dana hibah terkait PMI Kota Palembang,” kata Letizia.

Disinggung mengenai jabatannya terkait penyelidikan penggunaan dana hibah PMI Kota Palembang, Letizia menjawab jabatannya sebagai bidang pelayanan kesehatan dan donor darah.

Ditanya lebih lanjut, apa saja yang ditanyakan oleh tim penyelidik Pidsus Kejari Palembang dijawab Letizia seputar dana hibah darimana saja sumbernya serta untuk apa saja.

“Saya juga menjawab tidak mengelola dana itu,” ungkapnya.

Lalu sebelumnya sekira pukul 10.30 WIB, Kepala Dinas Pariwisata Kota Palembang Palembang Sulaiman Amin keluar dari gedung kantor Kejari Palembang diduga hadiri pemanggilan tim penyelidik Pidsus Kejari Palembang.

Disambangi beberapa awak media, mantan Kepala Badan Pengelola Pajak Daerah (BPPD) Kota Palembang hanya melemparkan senyum dan memilih irit bicara

Ia hanya mengatakan kedatanganya ke Gedung Kejari Palembang hanya memenuhi undang, namun saat ditanya undangan apa ia hanya ringkas menjawab yang kemarinlah.

“Yang kemarinlah,” jawab Sulaiman Amin singkat.

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *